Penyakit deadliner nampaknya sudah menjangkit berbagai kalangan. Bagaimana tidak, jika dulu deadliner cenderung mengintai golongan pelajar, saat ini deadliner sudah mengintai ke berbagai lapisan. Kalian wajib tau, ada tipsnya lho untuk bisa sembuh dari penyakit deadliner!Bagi sebagian orang menjadi deadliner adalah hal yang menyenangkan. Penyebab seseorang menjadi kaum deadliner adalah santai. Santai sih memang boleh, tapi apa iya menjadi santai itu bisa menyelesaikan suatu pekerjaan?

Bagi kaum deadliner, mengerjakan tugas dengan Sistem Kebut Semalam (SKS) adalah hal yang menyenangkan. Bahkan, sebagian orang percaya ide akan muncul ketika deadline sudah mepet. Sebenarnya kebiasaan ini tidak baik jika dilakukan terus-menerus. Kebiasaan buruk semacam ini bisa berakibat pada kesehatan tubuh.

Baca Juga : 3 Bahaya yang Mengintai Kaum ‘Deadliner’

Lalu, apakah seorang deadliner bisa sembuh dari kebiasaan buruknya? Jawabannya bisa! Tentu kalian percaya jika setiap penyakit pasti ada obatnya, dan kalian juga pasti percaya jika kebiasaan buruk juga bisa berubah. Mudahkah? Tentu saja membutuhkan waktu.

Kita semua percaya, bahwa segala sesuatunya membutuhkan waktu, apalagi mengubah sebuah kebiasaan. Nah, gimana ya cara sembuh dari penyakit deadliner? Berikut adalah tips sembuh dari penyakit deadliner.

1. Niat

Segala sesuatu membutuhkan niat. Usaha seseorang bisa berhasil karena niat. Sama halnya dengan mengubah kebiasaan. Mengubah kebiasaan bukanlah hal yang mudah, tapi juga tidak bisa dikatakan sebagai hal yang sulit. Cukup niatkan saja. Tanamkan niat dalam diri untuk menjadi lebih baik. Niat seperti apa ya yang bagus? Niatkan dalam diri, bahwa kalian ingin berubah menjadi pribadi yang lebih baik, ingin menjadi pribadi yang terstruktur dan terorganisir, serta berjanji untuk tidak kembali kepada kebiasaan lama yang buruk. Jika sudah memiliki niat dan tekad yang bulat, segalanya akan terasa mudah untuk dijalani.

2. Make A List Of What To Do

Membuat skala prioritas itu penting lho. Salah satu cara termudah untuk merubah kebiasaan adalah dengan membuat list. Membuat daftar pekerjaan bisa kalian jadikan sebagai alarm pengingat bahwa masih ada banyak tugas yang harus dilakukan.  Langkah yang harus dilakukan dalam pembuatan list ini adalah dengan mencatat setiap tugas/pekerjaan yang harus kalian kerjakan, eits.. jangan lupa tulis juga deadlinenya, tujuannya agar kalian sadar bahwa waktu akan terus berjalan dan semakin dekat dengan deadline. Memulai kebiasaan ini awalnya mungkin akan terasa sulit, tapi semakin lama ini bisa menjadi kebiasaan yang gak bisa ditinggalkan.

3. Action

Action adalah waktunya untuk pembuktian. Jika selama ini kalian sudah memiliki niat, tetapi belom action itu artinya kalian merugikan diri sendiri. Memulai sesuatu itu tidak sulit kok, cuma kalian aja yang suka mempersulit. Setelah kalian punya niat dan sudah membuat list, sudah waktunya kalian untuk action. Mulailah dengan melakukan hal-hal yang sudah ada di list kalian. Jangan lupa, kalian harus terus komitmen dengan apa yang sudah kalian mulai.

 

Merubah kebiasaan buruk itu tidak sulit kok! Tinggal niatkan dan lakukan. Jika kalian termasuk kaum deadliner, tips di atas bisa kalian coba. Satu hal yang harus kalian tahu, menjadi kaum deadliner tidak selamanya membantu kalian, bahkan lama-kelamaan bisa menjadi boomerang untuk diri kalian. Oleh karena itu, mulailah kalian rubah kebiasaan buruk kalian itu, dan jadilah pribadi yang jauh lebih baik. Ingat ya, hindari tuh yang namanya kebiasaan menjadi deadliner. Mulailah mengerjakan segala sesuatu dari jauh-jauh hari agar hasilnya maksimal.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Cart

No products in the cart.