Kalian termasuk kaum deadliner? STOP IT! BAHAYA!

Sepertinya kaum deadliner sekarang semakin merajalela, apalagi di kalangan pelajar. Hadeh, penyakit deadliner ini sepertinya sudah menjangkit semua kalangan. Padahal, menjadi kaum deadliner mendatangkan bahaya lho. Mungkin biasanya kaum deadliner identik dengan kalangan pelajar, kalau sekarang berbagai kalanganpun sudah terjangkit penyakit ini.

Kenapa sih orang suka menjadi kaum ‘deadliner’? Kalian tahu tidak, menjadi seorang deadliner ternyata mendatangkan bahaya yang mengintai setiap saat lho. Simak penjelasan 3 bahaya yang mengintai kaum ‘deadliner’ berikut.

1. Memicu Hormon Adrenalin

Saat dikejar deadline, tentu kalian merasa tergesa-gesa kan? Tahu tidak saat kalian sedang tergesa-gesa, hormon adrenalin kalian sedang bekerja.

Apa sih hormon adrelin itu?

Adrenalin adalah sebuah obat dan hormon yang memicu reaksi terhadap tekanan dan kecepatan gerak tubuh. Tidak hanya gerak, hormon ini juga memicu reaksi terhadap efek lingkungan seperti derau tinggi atau cahaya yang terang. Reaksi yang sering kita rasakan adalah frekuensi detak jantung meningkat, keringat dingin, dan keterkejutan.

Hormon adrenalin merupakan hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal dan beberapa neuron pada sistem saraf pusat. Saat-saat krisis, marah, stres, tertekan, atau takut bisa memicu dilepaskannya hormon ini.

Jika tubuh kalian terus-menerus memproduksi hormon adrenalin secara berlebihan dapat menyebabkan stres. Selain itu, hormon adrenalin yang berlebihan juga menganggu sistem digesti (sistem pencernaan). Jangan anggap remeh stres dan gangguan sistem digesti ini ya.

Baca Juga : Ciri-Ciri Kaum Deadliner

2. Menurunkan Fungsi Otak

Siapa yang sih gak panik, jika tugas/pekerjaan yang sudah mepet dengan deadline tapi belum dikerjakan? Pasti panik kan? Mungkin deadline bisa dibilang semacam momok yang menakutkan bagi sebagian orang. Tentu kalian merasa takut dimarahi atau disalahkan jika tidak mengerjakan tugas/pekerjaan tepat waktu. Menjelang deadline kalian pasti merasakan yang namanya takut dan panik. Tau gak kenapa? Karena pada saat takut atau panik, Amigdala akan mulai bekerja.

Apa itu Amigdala?

Amigdala berasal dari bahasa latin amygdalae. Amigdala (Amigdalae) adalah sekompok saraf yang berbentuk kacang almond. Amigdala dipercaya merupakan bagian otak yang berperan dalam melakukan pengolahan dan ingatan terhadap reaksi emosi.

Nah, jika kalian terus-menerus merasa panik dan ketakutan, otomatis amigdala akan terus bereaksi dan fungsi otak kalian akan menurun.

3. Menimbulkan Berbagai Penyakit

Nah, seperti yang sudah dijabarkan di atas. Menjadi deadliner itu berpengaruh buruk terhadap tubuh kalian kan? Selain memicu hormon adrenalin belebih dan menurunkan fungsi otak, menjadi deadliner juga membawa penyakit lainnya.

Penyakit yang dapat timbul para deadliner bukan hanya stres dan gangguan sistem digesti (pencernaan). Masih ada beberapa penyakit yang akan menganggu kesehatan kalian. Kira-kira penyakit apa saja ya?

Menjadi kaum deadliner akan rawan terhadap permasalahan otak. Kebiasaan buruk menunda-nunda pekerjaan juga dapat membunuh sel-sel otak, mengurangi kreativitas, dan melemahkan kesehatan seseorang.

Gejala-gejala yang juga akan muncul saat kalian menjadi ‘deadliner’ diantaranya adalah emosi dan hormon stres pun meningkat. Tidak lupa, sakit kepala juga akan segera menyerang kalian para ‘deadliner’.

 

Wah, dampak negatif yang ditimbulkan akibat menjadi ‘deadliner’ terdengar berbahaya dan menyeramkan bukan? Makanya, jangan biasakan menunda-nuda pekerjaan. Mulailah mengerjakan semuanya sedikit demi sedikit, tetapi hasilnya maksimal dan tentunya tidak menyiksa otak. Pilihan ada di tangan kalian nih, kalau masih mau menjadi ‘deadliner’ ya gapapa. Tapi, jangan sampai kebiasaan buruk kalian, menganggu kesehatan ya. Happy Reading.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Cart

No products in the cart.